Kenapa Bisa Cepat? Ini Daftar Sensor Canggih yang Ada di Motor MotoGP - IDNSite
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kenapa Bisa Cepat? Ini Daftar Sensor Canggih yang Ada di Motor MotoGP

 

Sensor motogp

Apakah kamu tau bahwa motor yang dipakai balapan di motogp mempunyai banyak sekali sensor. Motor pada balapan Motogp diibaratkan seperti robot dengan teknologi yang begitu canggih yang dikendalikan oleh suatu perangkat elektronik.

Pada seluruh bagian di motor Motogp banyak sekali teknologi canggih dipasang untuk memaksimalkan kinerja motor itu sendiri. Pada bagian sensor saja setidaknya terdapat 50 sensor yang terpasang di motor motogp.

Semua sensor yang terpasang pada motor motogp terhubung dan dikendalikan oleh sebuah perangkat elektronik atau Eletronic Control Unit (Ecu). Berikut beberapa sensor yang terpasang di motor prototype Motogp.

1. Launch Control System (LCS)

Sensor LCS berfungsi sebagai pengatur sekaligus pembatas putaran pada mesin motor.

Kegunaan Sensor LCS salah satunya adalah untuk mengatur putaran mesin motor saat keluar masuk pit.

Kegunaan LCS yang lainnya adalah pada saat start. Pada saat balapan dimulai sensor LCS bekerja untuk meredam terjadinya kelebihan rpm saat akan berakselerasi sebelum lampu start padam. Sehingga motor tidak akan sulit untuk dikendalikan oleh pembalap.

Untuk menggunakan sensor LCS ini, para pembalap hanya menekan tombol yang bertuliskan LC atau Launch Control,biasanya mempunyai warna kuning dan terdapat di sebelah kiri stang dari motor Motogp.

Launch Control System

2. Traction Control

Traction Control disebut juga dengan TC, sensor ini mempunyai fungsi untuk mengontrol cengkraman ban saat motor berakselerasi.

Jika pada saat motor berakselerasi tinggi dan putaran mesin tidak diatur maka bagian ban belakang bisa sliding atau bahasa umumnya ngepot.

Pemasangan pada sensor Traction Control sangat penting karena dapat mengurangi terjadi high side crash.

High side crash bisa disebut juga dengan keluarnya tenaga mesin yang besar secara mendadak pada saat pembalap membuka gas dengan cepat. Kejadian ini biasanya dialami pada saat pembalap keluar tikungan.

Jika pembalap tidak bisa mengontrol power yang keluar dari motor maka pembalap akan terpental dari motornya.

3. Sensor Wheelie

Sensor Wheelie dipasang bertujuan agar bagian depan pada motor tidak mudah terangkat saat motor melaju dengan kecepatan sangat tinggi.

Biasanya ban depan dari motor akan terangkat setelah keluar tikungan. Maka dari itu sensor ini dipasang agar dapat mengatur besar tenaga yang berlebihan dan mendeteksi gerakan ban depan.

4. Lean Angle Sensor

Sensor Lean Angle akan membaca berapa sudut kemiringan dari sebuah motor pada saat akan memasuki tikungan.

Dari data yang dicatat oleh sensor ini maka akan diketahui berapa sudut kemiringan dari motor serta berapa besar rpm yang dikeluarkan pembalap saat menikung. Dari situlah para mekanik tahu settingan yang tepat untuk pembalap saat menikung.

Lean angle sensor

5. Sensor Pada Suspensi

Sensor ini berfungsi untuk mengetahui data dari kinerja suspensi depan dan belakang. Suspensi harus bekerja dengan baik pada saat akan memasuki tikungan,melakukan pengereman, dan pada saat keluar tikungan.

Semua data yang dianalisa oleh sensor ini dijadikan patokan para mekanik untuk menentukan settingan dan kinerja dari susupensi. Settingan ini memungkinkan pembalap untuk melakukan pengereman dengan tepat pada saat akan melewati tikungan.

6. Sensor Tekanan Angin Ban

Sejak ban Michelin menjadi pemasok ban utama di Motogp mulailah sensor ini dipasang.

Tekanan ban sewaktu-waktu bisa berubah tergantung dari temperatur aspal yang ada pada sirkuit. Dengan sensor ini mekanik dapat mengetahui tekanan angin apakah sudah tepat atau tidak melebihi batas toleransi.

Sensor ini dipasang bertujuan agar tidak ada lagi kejadian seperti yang dialami oleh Loris Baz saat tes resmi Michelin di sirkuit Sepang dulu.

Pada saat itu ban belakang motor Ducati Desmosedic Gp16 Loris Baz tiba-tiba meledak, padahal kecepatan motor sedang berada di 280km/jam.

7. Sensor Kecepatan

Sensor Kecepatan yang dipasang pada badan motor Motogp sangatlah berbeda pada sensor motor jalanan biasa.

Mekanik Motogp memasang sensor ini dipasang pada bagian roda depan dan belakang motor. Sensor ini akan memberitahu kecepatan pembalap dan putaran roda dalam kecepatn tersebut.

Data dari sensor ini akan dikirim ke perangkat elektronik (ECU) untuk mendeteksi adanya slip atau kehilangan traksi, kemudian dari ECU akan diteruskan ke sensor Traction Control untuk diolah datanya.

8. Sensor Gas Throttle

Pada motor Motogp sensor ini menggunakan sistem Throttle by wire,berbeda dengan sensor motor biasa.

Teknologi Throttle by wire saat ini telah diaplikasikan di beberapa motot sport kelas 250cc, misalnya pada motor CBR250RR

Sebelum teknologi ini digunakan, dulu sempat menggunakan kabel logam sebagai penghubung antara tuas throttle ke throttle body.

9. Sensor Pada Mesin

Mesin adalah komponen utama dari sebuah motor. Tanpa adanya mesin maka motor tidak akan dapat melaju di jalan,maka dari itu kegunaan dari sensor mesin sangatlah penting apalagi di ajang balapan seperti Motogp.

Banyak sekali variable yanh diukur pada mesin. Sensor mesin mengukur setiap komponen yang bekerja pada mesin motor mulai dari temperatur coolant,Rpm,tekanan oli dan masih banyak lagi.

Setiap komponen pada mesin motor hampir tidak ada yang lolos dari pengukuran, karena jika ada yang tidak tepat maka kinerja dari mesin tidak akan maksimal.

10. Sensor Posisi Trek

Sensor Posisi Trek merupakan sensor yang sangat penting bagi motor balap. Sensor ini sebenarnya adalah transponder atau bisa dikatakan transmitter responder.

Sensor ini adalah perangkat elektronik yang secara otomatis menerima,memperkuat dam mengirimkan sinyal pada frekuensi tertentu.

Dalam dunia balapan, transponder mempunyai kegunaan sebagai pendeteksi mesin di dalam sirkuit. Sehingga tim dan race director  dapat mengetahui pertukaran posisi dari para pembalap. Sensor trek pada motor Motogp dapat mendeteksi 25 sektor pada setiap sirkuit.

Nah itulah tadi beberapa sensor yang dipasang pada motor Motogp. Inti dari pemasangan semua sensor itu adalah untuk memudahkan para mekanik mengatur settingan motor yang tepat dan sebagai piranti keselamatan bagi para pembalap.

Dengan perangkat elektronik yang terpasang pada motor Motogp maka kita dapat melihat balapan secara nyaman, seperti posisi pembalap,kecepatan motor,kemiringan motor dan yang lainnya.

Posting Komentar untuk "Kenapa Bisa Cepat? Ini Daftar Sensor Canggih yang Ada di Motor MotoGP"

Populer Post

Kurama Dapat Dibangkitkan Kembali?Beberapa Alasan Ini Mungkin Bisa Terjadi
Spoiler Boruto Episode 188:Terbangun-Kawaki akhirnya Bangkit
Kemampuan Baru Yang Cuma Ada Di Seri Anime Boruto